Kamis, 01 Februari 2018

BPK Kawal Harta Negara Demi Kesejahteraan Rakyat


BPK kawal harta negara. Masa sih? Percaya atau tidak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berhasil menyelamatkan keuangan negara ini senilai Rp 13,70 triliun pada semester 1 tahun 2017 lalu*. WOW. Bisa dibayangkan bila uang tersebut dapat dipergunakan untuk membantu biaya pendidikan anak-anak yang kurang mampu, atau untuk membangun lapangan pekerjaan baru--tentu sangat bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.
[*sumber: BPK Serahkan IHPS I Tahun 2017 Kepada Presiden RI

Satu hal yang tidak terbantahkan, masalah uang adalah hal yang sangat sensitif, sangat rentan dengan penyalahgunaan. Lembaga negara, organisasi pemerintahan, maupun departemen yang berada di bidang keuangan kerap disebut sebagai 'lahan basah' karena disinyalir menjadi tempat tumbuh suburnya praktik korupsi. Oleh sebab itu, keterbukaan informasi dan juga akuntabilitas menjadi faktor yang sangat penting, supaya pengawasannya bisa dilakukan secara bersama-sama.

Apakah BPK memiliki sistem informasi yang terbuka dan bagaimana akuntabilitas BPK?

Jumat, 26 Januari 2018

Gizi Tepat untuk Kids Jaman Now



"Our children are our only hope for the future, but we are their only hope for their present and their future" -Zig Ziglar 

Anak adalah masa depan; dan orangtua adalah penentu kehidupan anak saat ini hingga masa mendatang. Salah satu peran terpenting orangtua dalam kehidupan anak adalah memelihara kesehatan mereka, dan hal ini dimulai bahkan sejak anak masih berada di dalam kandungan ibu. Asupan makanan ibu saat hamil, menjadi sumber kehidupan dan kesehatan pada janin.

Setelah anak lahir, bertumbuh dan berkembang, orangtua pun masih memegang peranan dalam penyediaan nutrisi anak. Terutama pada 1,000 hari pertama kehidupan anak adalah masa yang paling krusial--bahkan bisa menjadi penentu masa depan. Jadi jangan pernah anggap remeh masalah gizi pada bayi dan balita ya gaess!

Jumat, 19 Januari 2018

Jerawat Parah dan Susah Sembuh? Waspada Hiperandrogen!


Jerawat. Satu kata yang bisa jadi momok mengerikan bagi sebagian orang--terlebih bagi perempuan. FYI, jerawat itu ada banyak jenisnya loh! Beda jenis jerawat, berbeda tampilan dan penyebabnya, berbeda pula cara pencegahan dan penyebabnya. Kali ini, saya mau bahas sedikit mengenai jerawat akibat Hiperandrogen.

Gejala klinis jerawat akibat hiperandrogen adalah sebagai berikut:

  • Biasanya banyak dan besar-besar, seperti jerawat batu
  • Berpotensi menimbulkan bekas luka (scar)
  • Cenderung lebih sulit diatasi, tidak cukup dengan obat jerawat topikal/oles
  • Tak hanya subur di wajah, jerawat hiperandrogen dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh dengan kadar minyak tinggi

Bagaimana cara mengatasinya? Baca terus artikel ini ya!

Rabu, 13 Desember 2017

13 Merek Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya: Public Warning BPOM 2017


Sebagai seorang makeup lover, saya selalu prihatin melihat maraknya peredaran produk kecantikan (baik makeup maupun skincare) yang mengandung bahan berbahaya. Jujur, ada masanya saya sendiri mengutamakan harga murah dalam membeli kosmetik--nggak terlalu peduli dengan merek dan kualitas--termasuk soal keamanan bahan yang terkandung di dalamnya. Namun seiring pertambahan usia kedewasaan dan informasi, saya mulai lebih selektif memilih kosmetik.

Ketika bekerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan kulit beberapa tahun lalu, saya jadi aware mengenai beragam masalah kulit dan gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan dari bahan-bahan berbahaya dalam produk kecantikan. Beberapa efek buruk yang dapat ditimbulkan antara lain: reaksi alergi, iritasi seperti kulit merah dan rasa terbakar, serta pengelupasan yang berlebihan. Bahkan lebih jauh lagi, bahan berbahaya yang kerap digunakan dalam kosmetik bisa mengakibatkan cacat pada janin, menimbulkan gangguan fungsi hati, menyebabkan depresi syaraf pusat serta gagal ginjal, juga memicu kanker kulit dan kanker hati. Ngeri ih!

Oleh sebab itu, setiap tahun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan sejenis "Public Warning" yakni pengumuman nama-nama produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, sebagai peringatan kepada masyarakat. Apa saja produk yang masuk black list tahun 2017 ini? Apakah kosmetik Anda termasuk di dalamnya? Baca sampai habis yaaa...

Rabu, 22 November 2017

Simpan Darah Tali Pusat di Bank, Buat Apa Sih?


Tali pusat merupakan penghubung kehidupan antara ibu hamil dengan bayi di dalam kandungannya. Saat anak lahir, tali pusat dipotong dan sisa darah yang tertinggal di dalam tali pusat tersebut lah yang disebut sebagai "darah tali pusat". Darah tali pusat merupakan sumber stem cell (sel punca) yang dapat digunakan untuk terapi pengobatan lebih dari 85 jenis penyakit, di antaranya anemia, limfoma, cerebral palsy serta leukimia.

[ Baca juga: Daftar Penyakit yang Dapat Diterapi dengan Sel Punca ]

"Sel punca membuat fungsi regenerasi sel menjadi maksimal. Saat seseorang mengalami penyakit berat, artinya ada sel yang rusak atau tidak berfungsi, sel punca membantu proses regenerasi sehingga sel yang rusak berganti dengan sel baru yang sehat," terang dr. Ardiansjah Dara, SpOG di sela acara Cordlife AWESOME beberapa waktu lalu. dr. Ardiansjah menggambarkan fungsi sel punca layaknya keajaiban yang kita lihat pada film Wolferine saat ada bagian tubuhnya yang terluka bisa tiba-tiba kembali pulih seperti semula. "Tentunya tidak instan seperti di film itu ya, tetap ada proses dan butuh waktu. Namun cara kerjanya regenerasi sel kira-kira seperti itu," ujarnya.

Hebatnya lagi, sel punca tidak hanya memberi manfaat bagi si pemilik darah tali pusat, melainkan juga bagi saudara kandung dan orangtuanya. Bisa dibilang, darah tali pusat yang disimpan di bank plasenta bagaikan "asuransi" yang siap digunakan sebagai perlindungan bagi seluruh anggota keluarga.